WELCOME TO MY STORY

u can see my story n share here about anything^^
Jangan berdo'a agar Tuhan menjauhkanmu dari masalah
Tapi berdo'alah agar Tuhan menguatkan hatimu untuk melalui masalah itu [!!]
"La Takhaf wa La Tahzan innallaha Ma'an"
Artinya: Jangan takut dan jangan bersedih, sesungguhnya Allah terus menerus mendampingi kita semua
Aku tidak mengatakan diriku adalah seorang ahli 'ilm (karena memang aku bukanlah ahlu 'ilmu
melainkan hanya penuntut 'ilmu), aku cuma ingin menunaikan perintah " balighul anni :)

Selasa, 05 Maret 2013

TAHUKAH PAHALA MENIKAH ITU BERLIPAT GANDA

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... SubhannAlloh, Menikah itu adalah anugrah luar biasa dari ALLOH. Segala kebaikan yang diperbuat oleh yang menikah pahalanya berlipat ganda daripada yang tidak menikah, (Boleh iri bagi yang tidak nikah).
Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

Sabda Rasululloh: ”Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad di jalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)

Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin ALLOH akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS.An Nuur 32)

“Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasululloh menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka ALLOH akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR.Abu Sa’id)

Rasullulloh bersabda : seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian , adalah yang tidak menikah (HR. Bukhari)

Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Y. dan Thabrani).

Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu. (HR.Hakim dan Abu Dawud)

Sobat remaja, jangan pernah terpesona dengan aktivitas pacaran yang menjurus pada zina. Ingat kan batasan yang diberikan ALLOH di QS. Al-Isra: 32, “wa laa taqrabuz-zina”. Janganlah berdekatan dengan zina. Berdekatan saja tak boleh apalagi sampai melakukan. Na’udzubillahim indzalik

Rasululloh bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).

Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa’ (4) : 3).

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).

“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasan gan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).

Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasang an (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72)

Wallahua’lam bish Shawwab ....

Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Kode produk YAHUDI

BIJAKLAH DALAM MELILIH PRODUK WAHAI MUSLIM/MUSLIMAH
jangan beli makanan minuman dengan kode barcode 729, pilih aja 899.
729=made in israel
899=made in indonesia
baca selengkapnya disini
silahkan bagikan,share info ini anggap ini membantu saudara2 kita di palestina.Allahu Akbar
http://www.gs1.org/barcodes/support/prefix_list

4 Kata AMIN yang Berbeda Makna


percakapan tentang jilbab

* A: “Saya sangat lelah.”
* B: “Lelah kenapa?”
* A: “Lelah karena orang-orang tersebut selalu menghakimi saya.”
* B: “Siapa yang menghakimi kamu?”
* A: “Perempuan itu, setiap saya duduk dengannya, dia selalu menyuruhku untuk memakai Hijab.”
* B: “Ohh.. Hijab dan Musik. Itu selalu menjadi tema utama.”
* A: “Yah..! Saya mendengarkan musik tanpa memakai Hijab. Haha!”
* B: “Mungkin dia hanya sekedar memberimu saran.”
* A: “Saya tidak butuh nasehatnya. Saya tahu agama saya. Bisa gak sih dia gak ikut campur urusan orang lain?!”
* B: “Mungkin kamu salah paham. Dia hanya mencoba berbuat baik kepadamu.”
* A: “Tidak mencampuri urusan saya, itu baru namanya berbuat baik..”
* B: “Sudah menjadi kewajiban dia untuk menasehatimu agar melakukan hal yang baik.”
* A: “Percaya dengan saya! Gak perlu ada anjuran seperti itu, lagipula apa yang kamu maksud dengan ‘baik’?”
* B: “Hmm… memakai Hijab, itukan satu hal yang baik untuk dilakukan.”
* A: “Siapa yang bilang?”
* B: “Ada di Al-Qur’an, bukan begitu?”
* A: “Yaah.. Dia juga telah mengutipnya.”
* B: “Dia mengutip surat Nur dan ayat lain kan?”
* A: “Iya sih. Tapi itukan bukan dosa besar. Menolong orang dan sholat lebih penting.”
* B: “Benar. Tapi hal-hal besar dimulai dari hal-hal yang kecil.”
* A: “Benar juga sih. Tapi apa yang kamu pakai itu tidak penting. Yang penting itu memiliki hati yang baik.”
* B: “Apa yang kamu pakai tidak penting?”
* A: “Yup..”
* B: “Kalau begitu buat apa kamu menghabiskan waktu satu jam dipagi hari untuk berdandan?”
* A: “Apa maksudmu?”
* B: “Kamu menghabisakan uang untuk kosmetik, dan menghabiskan waktu untuk menata rambutmu dan juga diet rendah karbohidrat.”
* A: “Jadi?”
* B: “Jadi yang saya maksud: ‘penampilan itu penting’!”
* A: “Bukan.. Yang saya maksud memakai Hijab itu bukan hal penting dalam masalah agama.”
* B: “Kalau gak penting kenapa ada di Al-Qur’an?”
* A: “Kamu tahulah. Saya tidak bisa mengikuti semua hal yang ada di Al Qur’an.”
* B”Maksud kamu Allah memerintahkan kamu untuk melakukan sesuatu lalu kamu tidak mematuhinya dan itu gak masalah?”
* A: “Yup.. Allah kan Maha Pengampun.”
* B: “Allah itu mengampuni orang-orang bertobat dan tidak mengulang kesalahannya.”
* A: “Kata siapa itu?”
* B: “Kata dari yang memerintahkanmu untuk menutup aurat.”
* A: “Tapi saya gak suka Hijab. Itu membatasi kebebasan saya.”
* B: “Tapi lotion, lipstick, maskara dan kosmetik lainnya tidak menghalangi kebebasan kamu? Kalau begitu apa sebenarnya definisi kebebasan menurutmu?”
* A: “Kebebasan itu adalah melakukan apapun yang kamu inginkan.”
* B: “Tidak. Kebebasan itu adalah dalam melakukan hal yang benar, bukan bebas melakukan segala hal yang diinginkan.”
* A: “Gini loh. Saya banyak melihat orang yang tidak memakai Hijab dan mereka orang baik. Dan juga banyak orang yang memakai Hijab tapi mereka berkelakuan buruk.”
* B: “Memangnya kenapa? Banyak orang yang baik denganmu tapi dia pecandu alkohol. Memangnya kamu harus menjadi pecandu juga? Kamu membuat alasan yang bodoh.”
* A: “Saya tidak mau jadi ekstrimis atau fanatik. Saya baik-baik saja dengan pilihan tidak menggunakan Hijab.”
* B: “Kalau begitu kamu fanatik dengan sekulerisme. Seorang ektrimis yang tidak mematuhi Allah.”
* A: “Kamu gak paham. Kalau saya memakai Hijab. Siapa yang mau menikah dengan saya?”
* B: “Jadi orang yang pakai Hijab gak bakalan nikah gitu?”
* A: “Baik. Bagaimana kalau saya menikah dan suami saya tidak suka? Lalu ingin supaya saya melepaskannya?”
* B: “Bagaimana kalau suamimu menginginkan kamu untuk melakukan perampokan bank?”
* A: “Itu gak nyambung. Perampokan bank itu kejahatan.”
* B: “Memangnya tidak mematuhi Penciptamu bukan kejahatan?”
* A: “Nanti siapa yang akan menerima saya kerja?”
* B: “Perusahaan yang menghormati orang apa adanya.”
* A: “Gak mungkin, apalagi setelah 9-11.”
* B: “Tetap saja. Sekalipun setelah peristiwa 9-11. Kamu kenal Hanan?, yang baru saja diterima di fakultas kedokteran. Yang lain juga ada. Hmm… siapa itu namanya? Gadis yang selalu pakai Hijab warna putih?”
* A: “Yasmin?”
* B: “Yah.. Yasmin. Dia baru saja menyelesaikan gelar MBA dan sekarang akan diterima di General Electric.”
* A: “Lagian kenapa sih kamu menganggap saya kurang dalam beragama Cuma karena selembar kain?”
* B: “Kenapa kamu menganggap wanita itu kurang Cuma karena warna lipstick dan sepatu hak tinggi?”
* A: “Kamu belum menjawab pertanyaan saya.”
* B: “Sebenarnya sudah. Hijab itu bukan Cuma selembar kain. Ini tentang kepatuhan terhadap Allah di lingkungan yang sulit. Ini keberanian. Ini bukti keimanan dan identitas perempuan. Beda dengan lengan pendek dan celana ketat kamu, untuk apa?”
* A: “Itu namanya Fashion. Memangnya kamu hidup di goa? Lagipula Hijab itu ditemukan oleh pria yang ingin mengontrol wanita.”
* B: “Yakin? Saya tidak tahu kalau pria bisa mengontrol wanita dengan Hijab?”
* A: “Yah.. Begitulah.”
* B: “Bagaimana dengan perempuan yang melawan suaminya demi untuk memakai Hijab? Dan perempuan di Perancis yang dipaksa untuk melepas Hijab mereka oleh pria? Bagaimana pendapat kamu tentang hal itu?”
* A: “Hmmm.. itu beda.”
* B: “Apa bedanya? Perempuan yang memintamu untuk memakai Hijab, dia juga perempuan kan?”
* A: “Benar, tapi…”
* B: “Tapi fashion, gitu? Fashion yang didesain dan dipromosikan oleh kebanyakan perusahaan milik pria dapat membuat kamu bebas? Laki-laki tak terkontrol lagi untuk mengekspos perempuan dan menggunakan mereka sebagai komoditas. Yang benar saja!!”
* A: “Tunggu! Biar saya selesaikan dulu. Yang saya katakan adalah…”
* B: “Mau bilang apalagi..? Kamu pikir pria dapat mengkontrol perempuan dengan Hijab. Gitu?”
* A: “Yah..”
* B: “Bagaimana detailnya?”
* A: “Dengan menyuruh perempuan apa yang harus mereka pakai. Dungu!”
* B: “Bukannya TV, Majalah dan Film juga menyuruh kamu tentang apa yang harus kamu pakai dan bagaimana agar tampil menarik?”
* A: “Tentu saja.. Itu namanya Fashion.”
* B: “Bukannya itu kontrol? Memaksamu untuk memakai apa yang mereka mau untuk kamu pakai.”
* (diam)
* B: “Bukan Cuma mengontrol kamu, tapi juga mengontrol pasar.”
* A: “Apa maksud kamu?”
* B: “Yang aku maksud adalah kamu diminta untuk kelihatan kurus dan anorexic seperti perempuan yang menjadi cover di majalah-majalah . Oleh pria yang mendesain semua majalah tersebut dan menjual semua produk tersebut.”
* A: “Saya gak paham. Apa hubungannya antara hijab dan produk-produk tersebut?”
* B: “Ini semua berhubungan. Memangnya kamu tidak tahu? Hijab adalah ancaman bagi konsumerisme. Wanita yang membelanjakan bermilyar dollar agar terlihat kurus dan hidup dengan standar fashion yang didesain oleh pria. Disinilah peran Islam yang mencampakkan semua omong kosong tersebut dan memfokuskan pada jiwa bukan penampilan serta tidak khawatir dengan tanggapan pria tentang penampilanmu.”
* A: “Jadi saya gak perlu beli Hijab? Bukannya Hijab juga produk.”
* B: “Yah. Produk yang membuat kamu bebas dari konsumsi yang kebanyakan dinikmati pria.”
* A: “Berhenti mengkuliahi saya. SAYA TIDAK AKAN MENGGUNAKAN HIJAB! Itu hal yang aneh, kadaluarsa, dan sangat tidak cocok dengan hidup bermasyarakat…. . ditambah lagi saya baru 20 tahun. Saya masih terlalu muda untuk memakai Hijab.”
* B: “Baik. Katakan itu kepada Allah ketika kamu berjumpa dengan-Nya di hari pembalasan!
* A: “baik!”
* B:
* “baik!”
* (diam)
* A: “Saya tidak mau lagi mendengar tentang hijab niqab schmijab Punjab.”
* (diam)
* Dia berkaca memandang dirinya dicermin, lelah berargumen dengan dirinya sendiri selama ini. Cukup sukses. Dia berhasil membungkam pikiran-pikiran dikepalanya, dengan pendapatnya sendiri. Dia berjaya dengan kemenangan dalam perdebatan tersebut. Dan keputusan akhir yang modern dan diterima oleh masyarakat padahal ditolak oleh iman adalah….?
* Yah…Keputusan itu adalah mengeritingkan rambut atau memblow rambut bukan memakai Hijab…

dari: FB Islam Motivation

LANGKAH SETAN MENELANJANGI PARA WANITA

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Setan dalam menggoda manusia memiliki berbagai macam strategi, dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su').

Setan tahu persis kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Berikut ini tahapan-tahapannya.

Menghilangkan Definisi Hijab ...

Dalam tahap ini setan membisikkan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekedar pakaian atau mode hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar'i, pakaian ya pakaian, apa pun bentuk dan namanya.

Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai.

Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahwa hijab adalah pakaian syar'i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekedar mode. Biarpun hidup kapan saja dan di mana saja, maka hijab syar'i tetap dipertahankan.

Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya?

Pertama, Membuka Bagian Tangan ...

Telapak tangan mungkin sudah terbiasa terbuka, maka setan mem-bisik kan kepada para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). "Ah tidak apa-apa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang? Begitu bisikan setan.

Dan benar sang wanita akhirnya memakai pakain model baru yang menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki yang melihat nya juga biasa-biasa saja. Maka setan berbisik, "Tuh tidak apa-apa kan?"

Kedua, Membuka Leher dan Dada ...

Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah setan untuk membisikkan hal baru lagi.

"Kini buka tangan sudah lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni terbuka bagian atas dada kamu." Tapi jangan sebut sebagai pakaian terbuka, hanya sekedar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak gerah. Cobalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya bagian kecil saja yang terbuka.

Maka dipakailah pakaian model baru yang terbuka bagian leher dan dadanya dari yang model setengah lingkaran hingga yang model bentuk huruf "V" yang tentu menjadikan lebih terlihat lagi bagian sensitif lagi dari dadanya.

Ketiga, Berpakaian Tapi Telanjang ...

Setan berbisik lagi, "Pakaian kok hanya gitu-gitu saja, cari model atau bahan lain yang lebih bagus! Tapi apa ya? Sang wanita bergumam. "Banyak model dan kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat yang agak ketat biar lebih enak dipandang," setan memberi ide baru.

Maka tergodalah si wanita, di carilah model pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparan. "Nggak apa-apa kok, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan modelnya saja yang agak berbeda, biar nampak lebih feminin," begitu dia menambahkan.

Walhasil pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparan, maka jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita kasiyat 'ariyat (berpakaian tetapi telanjang).

Keempat, Agak di Buka Sedikit ...

Setelah para wanita muslimah mengenakan busana yang ketat, maka setan datang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan ide baru yang sepertinya segar dan enak, yakni dibisiki wanita itu, "Pakaian seperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa nggak sebaiknya di belah hingga lutut atau mendekati paha?" Dengan itu kamu akan lebih leluasa, lebih kelihatan lincah dan enerjik.

Lalu dicobalah ide baru itu, dan memang benar dengan dibelah mulai bagian bawah hingga lutut atau mendekati paha ternyata membuat lebih enak dan leluasa, terutama ketika akan duduk atau naik ke jok mobil. "Yah tersingkap sedikit nggak apa-apa lah, yang penting enjoy," katanya.

Inilah tahapan awal setan merusak kaum wanita, hingga tahap ini pakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya model, corak, potongan dan bahan saja yang dibuat berbeda dengan hijab syar'i yang sebenarnya. Maka kini mulailah setan pada tahapan berikutnya.

Terbuka Sedikit Demi Sedikit ...

Kini setan melangkah lagi, dengan trik dan siasat lain yang lebih ampuh, tujuannya agar para wanita menampak kan bagian aurat tubuhnya.

Pertama, Membuka Telapak Kaki dan Tumit ...

Setan Berbisik kepada para wanita, "Baju panjang benar-benar membuat repot, kalau hanya dengan membelah sedikit bagiannya masih kurang leluasa, lebih enak kalau di potong saja hingga atas mata kaki." Ini baru agak longgar. "Oh ada yang kelupaan, kalau kamu bakai baju demikian, maka jilbab yang besar tidak cocok lagi, sekarang kamu cari jilbab yang kecil agar lebih serasi dan gaul, toh orang tetap menamakannya dengan jilbab."

Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini buru-buru mencari model pakaian yang dimaksudkan. Tak ketinggalan sepatu hak tinggi, yang kalau untuk berjalan mengeluarkan suara yang menarik perhatian orang.

Kedua, Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis ...

Terbuka telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang-orang yang melihat juga tidak begitu peduli. Maka setan kembali berbisik, "Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamu lakukan, buktinya mereka tidak bereaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa orang. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cobalah kamu cari model lain yang lebih enak, bukankah kini banyak rok setengah betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu mencolok, hanya terlihat kira-kira sepuluh senti saja." Nanti kalau sudah terbiasa, baru kamu cari model baru yang terbuka hingga setengah betis."

Benar-benar bisikan setan dan hawa nafsu telah menjadi penasehat pribadinya, sehingga apa yang saja yang dibisikkan setan dalam jiwanya dia turuti. Maka terbiasalah dia memakai pakaian yang terlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.

Ketiga, Terbuka Seluruh Betis ...

Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, setan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang sang wanita berpikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu.

Namun buru-buru bisikan setan dan hawa nafsu menyahut, "Ah jelas enggak, kan sekarang zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyelisihi dengan menjulurkannya hingga menutup telapak kaki, tapi kini lain, sekarang banyak laki-laki yang menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka yaitu dengan mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya."

Tetapi... apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum laki-laki," gumamnya. "Fitnah? Ah itu kan zaman dulu, di masa itu kaum laki-laki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup.

Tapi sekarang sudah berbeda, kini kaum laki-laki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka malah senang dan mengatakan ooh atau wow, bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karena sama-sama suka?

Lihat saja model pakaian di sana-sini, dari yang di emperan hingga yang yang bermerek kenamaan, seperti Cristian Dior, semuanya menawarkan model yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikuti model itu akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman."

Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis biasa dia kenakan, apalagi banyak para wanita yang memakainya dan sedikit sekali orang yang mempermasalahkan itu. Kini tibalah saatnya setan melancarkan tahap terakhir dari siasatnya untuk melucuti hijab wanita.

Serba Mini ...

Setelah pakaian yang menampak kan betis menjadi pakaian sehari-hari dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan setan yang lain. "Pakaian membutuhkan variasi, jangan itu-itu saja, sekarang ini modelnya rok mini, dan agar serasi rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah."

Maka akhirnya rok mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian dada sekaligus bagian punggung nya dan berbagai model lain yang serba pendek dan mini.

Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian pesta, berlibur, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, sore, musim panas, musim dingin dan lain-lain, tak ketinggalan celana pendek separuh paha pun dia miliki, model dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba.

Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.

Hingga suatu ketika, muncul ide untuk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian paling rawan saja yang tersisa untuk ditutupi, kemaluan dan buah dada.

Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan "bikini". Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na'udzu billah bisikan setan berhasil, tujuannya tercapai, "Menelanjangi Kaum Wanita."

Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan laki-laki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu" Setan tak mau ambil resiko.

Penutup ...

Demikian halus, cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjeru-mus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis dan para wanita kita sekecil apapun, segera secepatnya diambil tindakan.

Jangan biarkan berlarut-larut, karena kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka sangat sulit bagi kita untuk mengatasinya.

Membiarkan mereka membuka aurat berarti merelakan mereka mendapatkan laknat Allah, kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyeng-sarakan, baik di dunia maupun di akhirat.

Wallahu A’lam Bish Shawwab ...

... Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ...

Barakallahufikum ...

Salam Terkasih ...
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Salam santun dan keep istiqomah ...
dari: FB bangga berhijab

9 Manfaat Tidur Miring Ke Kanan #Sunah Rasul

HENDAKNYA mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).

Salah satu adab tidur adalah di anjurkan untuk miring ke kanan, dan di balik sunnah Nabi ini ternyata banyak sekali hikmah dan manfaat yang bisa kita ambil dari sisi kesehatan.

Berikut Manfaat Tidur Menghadap Ke Sebelah Kanan menurut Penjelasan Medis.

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri.

Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi dua bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya kita menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya.

Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktifitas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam.

Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung.

Posisi tidur kesebelah kanan yang rata, memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

3. Mengistirahatkan lambung.

Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime ( makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung ) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung.

Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu dan pankreas.

Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.

Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makan yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar (BAB).

Dengan tidur miring ke sebelah kanan, proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh. Jika sudah penuh, akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air besar.

7. Mengisitirahatkan kaki kiri.

Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalagi kaki menempati posisi paling bawah. Dan aliran darah di kaki untuk kembali cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan, maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang

8. Menjaga kesehatan paru-paru.

Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik

9. Menjaga saluran pernafasan.

Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang, mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga mengakibatkan seseorang mendengkur. Orang yang mendengkur saat tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkannya dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu kualitas tidur.

Sungguh sangat sombong manusia, apabila manusia tidak mentaati tuhannya yang maha hidup lagi terus menerus dan tidak tertimpa rasa kantuk dan juga tidur. Sedangkan manusia hanyalah mahluk lemah yang apabila satu kegiatan ditinggalkan (seperti tidur yang kelihatannya sepele), ternyata dapat mengakibatkan dampak buruk bagi manusia itu sendiri sampai berujung kepada kematian.

Jumat, 07 Desember 2012

Lirik Lagu Tekad Izzatul Islam

Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kedzaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini , darah ini sepenuh ridho Ilahi


Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran , siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya Ridho Ilahi, Robbi…

Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kedzaliman yang kan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Ilahi

Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap dilontarkan dan menghujam
Menembus dada lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Ilahi, Robbi…

Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kedzaliman yang kan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini , darah ini sepenuh ridho Ilahi

Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi dakwah ini jalan panjang

Asalkan ikhlas dihati menuju jannah Ilahi, Robbi…